Kuliner Jawa Timur Olahan daging

Resep Besengek Daging Khas Jawa Timur

Jejakuliner.com, Besengek Daging berasal dari Jawa Timur tetapi hidangan ini juga populer di daerah Jawa Tengah dan Jogjakarta. Dulu waktu saya masih kecil, bumbu ini sering dipakai untuk acara selamatan atau kendurian. Biasanya Ibu2 di lingkungan rumah saya memilih antara menu Sambal Goreng Daging atau Besengek Daging. Untuk anda yang berasal dari luar Jawa dan kurang mengenal acara kendurian, tak ada salahnya saya jelaskan sedikit. Kendurian umumnya diadakan untuk memperingati hari kelahiran, khitanan, membangun rumah atau mendoakan anggota keluarga yang baru meninggal. Biasanya pemilik acara akan mengundang tetangga se-RT untuk mengadakan doa bersama atau orang jawa menyebutnya sebagai tahlilan.

Simak resepnya dibaawah ini!

Bahan-bahan Besengek Daging

  • 500 gram daging sapi sengkel atau paha belakang, potong-potong secara melebar tipis
  • 500 ml santan encer
  • 250 ml santan kental
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 1 batang serai, ambil bagian yang putih, geprek
  • 1 cm lengkuas, iris tipis
  • 1 sdt asam, larutkan dengan 2 sdm air
  • 2 sdt garam

Bumbu Halus

  • 7 buah cabai merah
  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri
  • 2 sdt ketumbar butiran
  • 1 cm jahe
  • 2 cm kunyit
  • 1/4 sdt jintan bubuk
  • 2 sdt gula merah

Cara Membuat

  1. Haluskan bahan bumbu dengan cobek atau blender hingga halus.
  2. (Jika perlu tambahkan sedikit minyak dlm blender untuk membantu proses penghancuran).
  3. Tumis bumbu halus, serai dan daun jeruk purut dalam wajan cekung yang agak besar hingga bumbu benar2 matang dan berbau harum.
  4. Masukkan potongan daging, aduk-aduk dan masak sampai daging kaku dan berubah warna.
  5. Masukkan santan encer dan air asam, masak di atas api besar sampai mendidih. Aduk2 supaya santan tidak pecah/memisah.
  6. Kecilkan api dan masak terus di atas api sedang selama 30 menit hingga daging lunak.
  7. Tambahkan santan kental dan masak terus kurang lebih 10 menit hingga bumbu benar2 meresap dan kuah mengental.
  8. Aduk terus menerus pada saat kuah mulai mengering dan berubah menjadi minyak supaya daging tidak gosong.
  9. Cicipi, jika perlu tambahkan garam atau gula sesuai.

Sumber: www.lestariweb.com

Related posts

Resep Oseng-oseng Mercon Khas Yogyakarta

wahyudi

Resep Rawon Daging Khas Jawa Timur

wahyudi

Resep Daging Sapi Malbi Semur

wahyudi

Leave a Comment