Media Partner

Inilah Sejumlah Masalah Kesehatan Jamaah Haji Indonesia di Arab Saudi


AKURAT.CO Berbagai kasus kesakitan dan kematian yang terjadi pada jemaah haji Indonesia setiap tahun biasanya disebabkan oleh empat faktor utama, yakni; air, suhu, kelelahan dan adaptasi. Jika keempat faktor ini muncul, semua jenis penyakit bisa hinggap pada diri jamaah haji.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, saat memberi arahan pada para Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) pada Jumat, (12/7) di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.

Eka mengumpulkan seluruh TKHI yang sudah berada di Madinah agar bisa melakukan penanganan jemaah sebaik-baiknya di tingkat kloter.

“Seluruh petugas kloter, Karu, Karom, dan jamaah harus berkolaborasi untuk mengendalikan faktor-faktor tersebut salah satunya dengan program minum air bersama. Untuk bidang kesehatan atau kedokteran haji secara prinsip ada empat faktor utama yang harus diperhatikan oleh petugas kesehatan haji yaitu; kekurangan cairan atau dehidrasi, suhu atau cuaca yang panas, kelelahan fisik jemaah, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang baru,” ungkapnya.

baca juga:

dr. Eka pun menyarankan kepada para calon jamaah haji untuk memperhatikan cairan tubuh mereka.

“Bagaimanapun harus melakukan rehidrasi untuk mengembalikan kecukupan cairan. Bagi jemaah yang sehat, dianjurkan untuk sesering mungkin minum air mineral atau air zam-zam tanpa menunggu haus. Sementara bagi yang sedang sakit atau lemas, segera diberikan infus. Saya lihat memang banyak jamaah haji yang belum tahu betul tentang pentingnya minum air, atau tahu tapi perilakunya belum,” tambahnya.

Untuk menghadapi suhu yang tinggi di Arab Saudi, menurut dr. Eka sengatan panas harus dikendalikan atau dihindari dengan alat pelindung diri menggunakan kacamata hitam, payung dan masker.


Baca Selengkapnya

Related posts

Daging Kemasan Menyebabkan Kanker

AKURATCO OFFICIAL

Agar Tetap Sehat, Pensiunan dan Manula Harus Rajin Bercinta

AKURATCO OFFICIAL

Ini Gunanya Tanggal Kedaluwarsa pada Air Mineral Kemasan

AKURATCO OFFICIAL
Media Partner

Inilah Sejumlah Masalah Kesehatan Jamaah Haji Indonesia di Arab Saudi


AKURAT.CO Berbagai kasus kesakitan dan kematian yang terjadi pada jemaah haji Indonesia setiap tahun biasanya disebabkan oleh empat faktor utama, yakni; air, suhu, kelelahan dan adaptasi. Jika keempat faktor ini muncul, semua jenis penyakit bisa hinggap pada diri jamaah haji.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, saat memberi arahan pada para Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) pada Jumat, (12/7) di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.

Eka mengumpulkan seluruh TKHI yang sudah berada di Madinah agar bisa melakukan penanganan jemaah sebaik-baiknya di tingkat kloter.

“Seluruh petugas kloter, Karu, Karom, dan jamaah harus berkolaborasi untuk mengendalikan faktor-faktor tersebut salah satunya dengan program minum air bersama. Untuk bidang kesehatan atau kedokteran haji secara prinsip ada empat faktor utama yang harus diperhatikan oleh petugas kesehatan haji yaitu; kekurangan cairan atau dehidrasi, suhu atau cuaca yang panas, kelelahan fisik jemaah, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang baru,” ungkapnya.

baca juga:

dr. Eka pun menyarankan kepada para calon jamaah haji untuk memperhatikan cairan tubuh mereka.

“Bagaimanapun harus melakukan rehidrasi untuk mengembalikan kecukupan cairan. Bagi jemaah yang sehat, dianjurkan untuk sesering mungkin minum air mineral atau air zam-zam tanpa menunggu haus. Sementara bagi yang sedang sakit atau lemas, segera diberikan infus. Saya lihat memang banyak jamaah haji yang belum tahu betul tentang pentingnya minum air, atau tahu tapi perilakunya belum,” tambahnya.

Untuk menghadapi suhu yang tinggi di Arab Saudi, menurut dr. Eka sengatan panas harus dikendalikan atau dihindari dengan alat pelindung diri menggunakan kacamata hitam, payung dan masker.


Baca Selengkapnya

Related posts

Kallula Harsynta Esterlita: Kopi Penyemangat Sebelum Manggung

AKURATCO OFFICIAL

Begini Cara Masak Ikan Fillet agar Tak Mudah Hancur

AKURATCO OFFICIAL

The Canopi Bintan, Tawarkan Konsep Nomadic Tourism di Kepri

AKURATCO OFFICIAL