Artikel Kuliner Jakarta

Gado-Gado Direksi Glodok

Glodok terkenal akan kulinernya yang sudah melegenda. Hingga saat ini, Glodok disebut sebagai jajanan dengan citra rasa yang khas. Salah satunya yakni kedai yang ada di kawasan pecinan yang sudah lama berdiri sejak tahun 1967an, namanya Gado-Gado Direksi.

Gado-Gado Direksi berada di Gang Gloria, Glodok, Jakarta Utara. Letaknya persis di belakang Gang Gloria. Tinggal masuk saja, kamu bisa menemukan gado-gado yang terkenal itu.

AkuratKuliner berkesempatan untuk mencicipi kuliner yang sering ditemui di Jakarta. Akan tetapi, ini berbeda dengan gado-gado pada umumnya. Rasanya yang unik, dan khas membuat para pelanggan balik lagi dan lagi untuk menjajal kelezatan gado-gado tersebut.

Sesudah memesan, beberapa lama kemudian gado-gado kami pun datang. Untuk isinya pun sama seperti gado-gado pada umumnya. Ada kangkung, tahu, irisan labu, toge, dan kol. Warna bumbu kacangnya berbeda dengan gado-gado biasanya. Agak cokelat ke oranye. Katanya, yang berbeda disini yaitu bumbu kacangnya. Karena, memang menggunakan kacang tanah pilihan.

Kemudian, soal gula merah yang diolah bersama bumbu kacang, rupanya mereka menggunakan gula yang berbeda. Walaupun sama-sama gula aren namun warna, rasa dan teksturnya berbeda dengan gula aren biasanya.

Bumbu kacang yang bercampur dengan gula aren, rasanya lebih dominan ke rasa kacangnya. Walaupun manis, rasa gulanya kurang terasa. Hal ini menurut Giok Lie gula aren yang ia gunakan adalah gula pilihan dan berbeda dari gula aren biasanya.

“Kami menggunakan kacang pilihan, yang kami beli di Tuban. Nanti, baru kami olah di Jakarta,” kata Giok Lie, pemilik Gado-Gado Direksi generasi ke dua di Glodok, Minggu (14/10).

Dari tampilan, bumbu kacangnya mereka menguleknya tidak halus, jadi agak sedikit kasar.

“Iya, memang enggak halus, sengaja karena mau menonjolkan kacangnya,” timpalnya.

Namun, walaupun tidak halus, bumbu kacangnya sangat lembut, loh. Benar saja, tumbukan kacangnya sangat terasa, lembut rasanya, legit dan agak gurih, namun tidak begitu kental.

Sayurannya pun segar walaupun sudah bercampur dengan bumbu kacang. Gado-gado kurang lengkap rasanya jika tidak menggunakan lontong. Mereka menyediakan lontong yang diolah dari Depok.

“Kenapa ngambilnya jauh banget di Depok? Karena menurut saya lontong ini berbeda dengan yang lain. Sudah banyak kami coba, cuma gak cocok. Sama yang ini cocoknya,” ujarnya.

Menurut kami, satu porsi gado-gado ini cukup banyak dan bumbu kacangnya royal sehingga menutupi semua sayuran. Satu porsi gado-gado Direksi, harganya Rp37 ribu tanpa lontong atau nasi. Tetapi sudah lengkap dengan bawang goreng dan kerupuk udang.

Sumber : Akurat.co

Related posts

Berani coba? Ada Kafe Yang Jual Kopi Dukun

wahyudi

Sate Rembiga Khas Lombok

wahyudi

Baso Aci Ganteng

wahyudi

3 comments

Leave a Comment